34. Terselesaikan (2) "Aisyah. Ada yang ingin aku berikan sama kamu." Ammar masih fokus pada kemudi saat mengeluarkan kalimat. Ekor mata melirik sekilas pada Aisyah. Dia baru ingat jika kemarin ingin memberikan sesuatu pada gadis di sebelahnya itu. "Iya Ustaz, apa itu?" Aisyah menoleh penasaran. Ammar menepikan mobil mundur, kemudian meraih tas ransel yang disimpan di jok belakang. Mengeluarkan buku kecil bersampul biru. Aisyah sontak mengangah melihat Ammar memegang diary kepunyaannya. "Itu kan," ucap Aisyah. Reflek Aisyah menyambar buku tersebut dari tangan Ammar. Ada yang bicara kalau Ammar sudah membaca coretan di dalam sana. "Afwan Ustaz, ini punya aku. Kenapa bisa ada sama Ustaz Ammar?" Tanyanya gugup. Ammar menggaruk pelipis, sejurus tersenyum tipis, "Maaf Aisyah, aku lupa,

