Bab 35 — Info

1543 Words

Rakha's PoV Aku berdiri di sisi brankar dengan tangan terlipat di dadaku. Ruangan itu dingin, beraroma antiseptik, dengan suara mesin USG yang berdengung pelan—kontras dengan riuh yang berkecamuk di dalam kepalaku. Mataku terpaku pada layar, menatap datar di sana. Ada seorang dokter yang tengah menjelaskan, menunjuk titik kecil yang berkedip pelan. Titik itu adalah sebuah nyawa baru yang tumbuh di dalam rahim Ayu, istri yang masih aku benci hingga saat ini walau dia sedang mengandung darah dagingku pun. Rahangku mengeras. Mataku tetap menatap lurus ke arah layar sana, masih dengan tatapan datar nyaris tanpa emosi. Terlihat sesuatu yang bergerak pada layar tersebut. Aku menoleh saat dokter kembali bersuara. "Selamat ya Bapak, Ibu. Wah, anak pertama ini, ya?” Aku tersenyum samar. Anak p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD