Lima puluh tiga

546 Words

Setelah selesai syuting dan pemotretan Ema mengunjungi kantor Nial, Ema sangat tahu bahwa pria itu sangat sibuk karena pekrjaannya ia tinggalkan dua hari karena mencari pendonor jantung yang cocok untuk Dhea. Ema juga membawakan bekal makan siang, ema memberikan senyum sinisnya pada sekretaris nial yang baru. Bukan tanpa sebab Ema tersenyum sinis pada sekretaris itu, karena sekretaris itu duluan yang memberikan tatapan tidak suka pada Ema. “kau datang?” ujar Nial bangkit dari duduknya dan menghampiri Ema. “hm, aku membawakan bekal untukmu, mau makan bersama?” jawab Ema tersenyum membuat nial gemas lalu mencium kening wanitanya. Sementara Nial makan Ema memberikan pijitan dipundak dan kepala Nial, Ema tau pria nya ini pasti sangat lelah. Nial menarik tangan Ema dan membawa Ema kedalam p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD