William menyerang

1006 Words

Charlotte berusaha membuka pintu kamar Aiden. Berulang kali ia putar kenop pintu itu, tetap tak bisa membuat pintu itu terbuka. Charlotte masih tak putus asa. Dia tak menyerah untuk mencoba. “Kenapa pintunya tak bisa terbuka, Madam?” Tanya Charlotte. Madam Louise hanya menunduk. Ia memainkan jari di kedua tangannya yang masih bertaut. Wanita paruh baya itu dilema. Namun, untuk bertindak lebih jauh, ia tak memiliki kuasa. “Apa kamu mengetahui sesuatu, Madam?” selidik Charlotte. “Maafkan saya, Yang Mulia.” Charlotte mengernyit. Permintaan maaf dari dayangnya itu pasti karena suatu hal yang mungkin tak berani ia beritahukan. “Katakanlah apa yang sebenarnya terjadi. Kamu harus membantu ku. Ini demi keselamatan semua orang. Aku mohon?” pinta Charlotte. Bulir bening yang menggenang di pel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD