Seorang murid akademi berlari tergesa ingin menemui James di ruangannya. Tak seperti biasanya seorang murid akademi meminta untuk bertemu secara langsung dengannya. Konon, murid laki-laki itu memiliki sebuah kabar mendesak yang ingin ia laporkan. "Biarkan ia masuk," ucap James kepada asistennya. "Baik." Tak lama seorang penyihir muda menghadap kepada James. Lelaki memberikan hormat kepada James yang merupakan orang nomor satu di akademi. "Ada apa?" tanya James tanpa basa-basi. "Maaf, Tuan James. Ada sesuatu yang perlu saya laporkan. Dan ini mendesak. Saya adalah penjaga di kamar Yang Mulia Ratu di menara ini." James mengernyit lalu berkata, "Kenapa kamu menemui aku? Segala yang berhubungan dengan Charlotte, bisa kamu laporkan keada Tuan Aiden." "Maafkan saya, Tuan. Saya tidak bisa m

