Kemarahan Aiden

1034 Words

Pintu ruangan James dibuka dari luar. Seorang pria berjalan memasuki ruangan yang penuh dengan berbagai macam buku d dalamnya itu. “Salam, Yang Mulia Raja William,” ucap Aiden memberi salam kepada William yang hendak membuka pintu ruangan James dari dalam. “Maafkan saya yang datang terlambat. Baru saja saya selesai mengurus sesuatu.” Aiden yang baru saja tiba, mengusap keningnya yang berkeringat seolah dia baru saja selesai melakukan suatu pekerjaan yang berat. William yang melihat Aiden yang bermandikan peluh itu menaruh curiga. Dia semakin yakin kalau Aiden tengah menyembunyikan sesuatu. “Kalau boleh tahu, apa yang baru saja kamu lakukan?” tanya William terus terang. “Oh, saya hanya membereskan sesuatu yang sedikit mengganggu, Yang Mulia,” jawab Aiden dengan tatapan setajam elang. T

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD