“Sudahlah aku tidak mau dengar apapun lagi! keluar dari rumahku!” Itu adalah reaksi pertama yang Jiyya perlihatkan ketika Joan menjelaskan segalanya. Termasuk juga hubungannya dengan ibunya dan alasan atas kepergiannya untuk pergi ke luar negeri. Jiyya tahu bahwa semestinya dia tidak bereaksi seperti ini, apalagi setelah mereka beberapa saat lalu baik-baik saja dan baru saja berkencan. Tetapi gadis itu tidak bisa menahan diri, apalagi saat dia mengetahui bahwa Joan ternyata telah menjalin kasih dengan seorang perempuan bernama Maria. Meski Joan bilang dia lebih memilih Jiyya, tapi bagi gadis itu bila Joan memilihnya pun sudah jelas bahwa ibunya tidak akan suka. Apalagi dalam situasi ini Jiyya akan ditempatkan sebagai seorang perebut tunangan orang. Dia tidak mau menjadi orang ketiga dari

