She Knows

1431 Words

Sekali lagi mulut Jiyya ternganga dan dia menatap wajah sahabatnya lekat-lekat. Dia tidak bisa membayangkan situasinya sama sekali. Pak Leon orang yang paling santai bisa menyatakan cinta di depan orangtua Silvana. Itu seperti sebuah adegan dalam drama, Jiyya betul-betul takjub. “Wow! ya Tuhan! Silvanaaa!” Jiyya menyerbu ke arah sahabatnya dan memeluk gadis itu erat-erat. “Aku ikut berbahagia dengan perkembangan kisah cintamu.” “Hei, Hei!” Silvana mendorong dirinya untuk keluar dari pelukan Jiyya. Tampaknya dia agak sedikit malu soal hal-hal sentimental dari pada Jiyya sendiri. Jiyya tentu paling tahu sebabnya. Dia mundur dan menyeringai melihat betapa jenakanya tingkah polah Silvana di hadapannya sekarang. Kini sahabatnya yang selalu cerewet dan blak-blakan soal apapun dan paling suka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD