Sumpah, deh. Sumpah. Aku tuh paling nggak bisa lihat Ibu diam. Lebih baik Ibu marah-marah padaku (walaupun sangat menyakitkan hati mendengarnya) daripada mendiamkanku dari aku bangun sampai aku berangkat kerja. Ibu nggak menegurku. Nggak memarahiku. Nggak memaki-makiku seperti yang biasanya dia lakukan. Kayaknya Ibu benar-benar kecewa padaku deh karena aku ditahan kemarin malam. Sialan. Siapa sih yang mengadu ke Ibu bahwa aku dipenjara? Dipenjara nggak ada sehari saja dampaknya sudah seperti ini. Coba kalau aku dikurung setahun, bisa semakin nggak dianggap manusia diriku. Tertatih-tatih, sambil menahan rasa nyeri perut yang nggak kunjung sembuh, aku memasuki pantri. Kenapa sih setiap mens perutku sakitnya kayak orang gila? Parah banget sampai menjalar ke d**a segala. Aku minumin obat pere

