SB - 49

2136 Words

Tanakas's POV Sunyi. Tak ada suara apapun di dalam kamar. Benar-benar sunyi. Aku sudah cukup akrab dengan kesunyian ini selama satu tahun terakhir. Sepertinya Tuhan benar-benar sedang membalasku. Mungkin ini karma atas kesalahan yang pernah aku lakukan di masa lalu.  Tak ada pemandangan apapun di depan sana. Satu tahun lalu aku pindah ke apartemen ini. Aku jadi suka pada kesunyian setelah berbagai hal menimpa. Mimpi buruk? Mungkin.  Ponselku tak berhenti berdering sejak tadi. Tapi aku terlalu enggan untuk beranjak. Aku bisa menebak siapa yang terus keras kepala menghubungiku sejak tadi. Ada 2 kemungkinan. Jika bukan Bia maka Nayna.  Tidak bisakah Talin saja yang menelfon?  Talin...  Aku teringat kembali pada beberapa tahun lalu...  Naynara. Cantik. Manis. Baik. Ramah. Dan yang pasti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD