SB - 34

1810 Words

"Tal.." sebuah handuk kecil mendarat di atas kepalaku. Aku memutar pandangan berniat protes pada K'Tana yang tersenyum lebar—sudah berdiri di sampingku.  "Ken—" kalimatku bahkan tak bisa selesai karena K'Tana sudah menggosok handuknya di atas kepalaku.  "s****n! Rambutku berantakan!" Gerutuku padanya yang digubris K'Tana dengan tawa. Kenapa dia terlihat sangat senang? Padahal dia kalah tadi.  "Kau suka sekali marah-marah sekarang. Kau tidak takut menjadi cepat tua?"  "Biar saja." Aku cebikkan bibir cuek. Aku mengambil handuk yang masih nangkring cantik di atas kepalaku. Bau keringat. Tidak sebau itu. Setidaknya masih ada aroma parfum laundry yang melekat di sana.  "Apa kau sudah tertarik pada basket?" tanyanya tiba-tiba.  "Tidak," jawabku langsung. Aku ke sini hanya untuk menontonnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD