Alea sudah tahu jika sejak awal Jonathan memiliki tujuan terselubung karena menawarkannya pekerjaan. Dan tujuan itu semakin jelas setiap harinya. Menyengsarakkan dirinya. Membuat dirinya tidak tenang dan darah tinggi. Sejak dimulai hari pertama dia kerja, rasanya tidak ada hari tanpa marahnya sanb bos besar. Jonathan. Semua salah, dimata Jonathan. Laki-laki itu hanya bisa menerima hasil, tanpa mau melihat proses. Peduli setan dengan apa yang Alea alami demi menjalankan tugas dari Jonathan. "buatin gue kopi" Alea yang baru selesai menyapu ruangan Jonathan langsung menoleh. "lo b***k?! buatin gue kopi!" ulang perempuan paling menyebalkan di bagian keuangan. "baik, nanti saya sampaikan ke bang Sakti" "gue gak nyuruh Sakti! gue nyuruh Lo!" bentaknya dengan suara menggelegar. Seolah deng

