Bab 16

1086 Words

“Aku sama Kevin cuman makan siang aja. Nggak akan lama.” ucap Kayra untuk kesekian kalinya melalui sambungan telepon. Ajakannya beberapa waktu lalu untuk menjalin rumah tangga sungguhan, membuat Kayra wajib meminta izin saat hendak bepergian. Entah bersama teman atau ada keperluan pekerjaan sekalipun. Jika sebelumnya Arhan selalu bersikap masa bodoh, dan abai dengan apa yang dilakukan Kayra di luar sana, kali ini justru sebaliknya. Entah mengapa kali ini rasanya sangat berbeda, ada perasaan tidak terima dalam hati yang terus hadir, membuatnya tidak bisa fokus. Arhan berusaha untuk tidak peduli, namun jelas hati tidak bisa dibohongi. Entah sudah berapa kali Arhan melirik jam dinding di ruang latihan untuk mengecek apakah sudah waktunya makan siang. Ia tidak bisa berbohong lagi, tubuh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD