Pukul 07.00 malam. Waktu terus berjalan, detik tak pernah berhenti bergerak. Naomi berjalan bolak-balik sambil menggigit jarinya, menunggu siaran langsung di mulai. "Naomi, duduklah," ucap Samantha menyuruh Naomi duduk. Naomi tak mendengarkan ucapan ibunya, otaknya berfikir banyak kemungkinan yang akan terjadi pada teman-temannya. Sehingga dia tak terlalu mendengar ucapan ibunya itu. "Naomi!" panggilnya dengan keras yang mengagetkan Naomi. "A-ada bu?" tanya Naomi yang sedikit terkejut akan suara Ibunya yang keras. "Duduklah!" perintah Samantha sambil menunjuk ke sofa. Naomi menuruti perkataannya, dia berjalan ke sofa sambil menunduk. Kemudian duduk di sofa depan televisi. "Anak pintar," ucap Samantha mengacak-acak rambut Naomi. "Ibu, hentikan!" ucap Naomi mencoba menyingkirkan tan

