PART 174 - PERTEMUAN TAK SENGAJA

1024 Words

Dion tersenyum tipis, mengelus-elus pipi Sena yang seperti bakpao. Kemudian mendaratkan bibirnya di bibir ranum gadis itu. ***** "Astaga skripsi!" Chika tiba-tiba terduduk, dan menepuk dahinya, "Kok gue bisa lupa sih." "Hari ini kan mau sidang." Chika melirik jam weker di sebelah nakas, "Lima menit lagi?!" Tanpa ba-bi-bu Chika menyingkirkan selimutnya, dan turun dari ranjang. Lari terbirit-b***t menuju kamar mandi. ***** "Diooonn." "Astaga." Hampir saja bubur di panci yang Dion pegang tumpah. "Senaaaa," ucap Dion memperingatkan, "Jangan ngagetin." Sena memeluk Dion dari belakang. Merasakan kehangatan di balik pundak lebar itu, "Aaah hangatnya." Dion tersenyum tipis, "Baiklah, karena kamu yang melakukannya. Maka aku biarkan." "Boleh sampai lama?" "Boleh." "Kalau Dion udah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD