• AUTHOR POV • Matahari kembali memancarkan cahayanya yang berhasil masuk dan menembus pertahanan jendela kaca kamar milik Marsha. Marsha membuka matanya perlahan dengan menatap langit-langit kamarnya sambil merenggangkan ototnya. Lalu kejadian semalam kembali terbesit di kepalanya membuat ia beranjak dari ranjang dan keluar dari kamarnya. Marsha menatap sekelilingnya mewaspadai kalau saja Rey tiba-tiba muncul di hadapannya. Dengan langkah yang tak mengeluarkan suara, ia perlahan mencapai dapur lalu membuatkan sarapan untuk Rey. Sekuat tenaga Marsha melakukan aktivitasnya tanpa mengeluarkan suara yang akan membangunkan Rey. Rasanya ia masih akan salah tingkah kalau bertemu Rey setelah kejadian canggung semalam. Namun, tampaknya keberuntungan kali ini tak memihak padanya. Langkah besa

