"Kimochi!" Masih kebayang-bayang si cewek kecil meluk gue, sambil bilang gitu. Hadeh, kalau beneran anak kecil gue gendong tuh. Tersangka utama penyebab kejadian itu, sekarang enggak bisa dihubungi. Fak emang si kamvret. Awas aja kalau ketemu, gue jitak palanya. Entah udah berapa kali gue cek kotak masuk email gue. Udah gue refresh berkali-kali, tetep aja pesan terakhir yang masuk itu, pesan semalem. Dari Helga si gadis astral. Gue kasih nama begitu, karena keberadaannya masih belum jelas, asing, astral. Apa dia beneran cewek? Seperti melati Aku hanya bisa membauimu di pagi hari Karena saat sang fajar bersinar Aromamu perlahan memudar Laksana violet Keberadaanku muncul dan hilang bak suara klarinet Tanpa kau sadari Aku sudah berlari Mengejar sang pagi Agar mendatang

