20

1047 Words

Beberapa bulan setelah kepergian Devan, Azerlia mengadaptasikan diri untuk melepaskan rasa kehilangannya seiring berjalannya waktu. Hari-harinya pun cerah ditemani oleh Zidan yang setiap hari menghiburnya. "Lia, mau lanjut di mana?" "Hm, di mana yah? Aku masih pikir-pikir, Dan," jawabnya. Mereka pun dinyatakan lulus dari sekolah dan kini akan menembak suatu jurusan di universitas, untuk Zidan, pria tersebut ingin menjadi pengusaha, tentunya akan mengambil jurusan ekonomi. Zidan menatap Lia dengan lekat, menanti jawaban wanita tersebut, lama-kelamaan, Lia tersenyum dan akhirnya menentukan jawaban, "Hm, aku pilih di komunikasi," jawabnya. Zidan mengedipkan mata berkali-kali, benarkah Lia ingin mengambil jurusan tersebut? Sedangkan dia sangat anti dengan keramaian. "Bukannya lo gak suka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD