"Kenapa kau tersenyum?" "Saya hanya tersenyum, betapa naasnya dia dan betapa tidak beruntungnya dia." "Jelas, selama bertahun-tahun, aku menginginkan ini. Dan, korbannya tak satu orang saja, masih ada satu gadis lagi yang belum kalian tangkap." "Siapa itu, Nyonya?" "Yang menemani gadis ini, waktu itu." IG berdecak, kenapa kedatangan anak buahnya begitu lama? Tidak biasanya seperti ini, untuk memastikan sesuatu, ia menyuruh P4 untuk mencari mereka, sedangkan P5, hanya berdiri dan menatap Cheryl dengan tatapan yang sulit diartikan. Kini, IG memegang tombak dengan ujungnya yang begitu runcing dan tajam, sebelum menusuk badan Cheryl nantinya, wanita tersebut membaluti ujung tombaknya dengan racun yang mematikan. "Racun ini sangat khusus untuk menyiksa seseorang, setelah badannya terkoya

