45

1056 Words

Sang ketua kembali berbalik, menatap wanita cantik yang menatapnya penuh tantangan. Cheryl tersenyum dan membuka helm-nya, sontak, mereka terperangan dengan paras cantik tersebut. "Beri aku alasan, kenapa kalian ngehalangin jalan kami?" tanyanya dan mendekati laki-laki yang tampan itu. "Siapa nama, lo?" Cheryl mengulurkan tangan, "Cheryl." "Vant." "Kamu belum jawab loh pertanyaanku tadi," ucap Cheryl. "Cuman cari mangsa, pas lihat mangsanya cantik gini, gak jadi dah," goda Vant dan Cheryl tertawa kecil. "Kalau gitu, aku mau pulang dulu yah." Vant mempersilakan dan menyuruh anggotanya mundur, bukannya mundur, mereka termenung menatap wajah Cheryl yang menyejukkan jiwa. "Woi, pengen gue tabok? Mundur, asw!" "Eh, maap, Bos." Semuanya pun mundur, Bumi menghela napas lega, dirinya n

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD