33 - end

1016 Words

Aeden masuk ke dalam ruangan kesehatan. Lovita sudah jauh lebih baik. Selama satu minggu Lovita di ruangan itu, ini adalah kali pertamanya ia mendatangi Lovita karena wanita itu sudah tidak bisa lagi berada disana. Aeden merasa Lovita sudah bisa kembali ke kediamannya karena kesehatannya yang sudah membaik. "Bersiaplah, orangku akan mengantarmu kembali ke kediamanmu." Aeden bersuara dingin. Ia bukan Lova yang mudah melupakan masalah. Ia masih marah pada Lovita yang sudah membuat Lova berada di dalam bahaya. "Kenapa kau menyelamatkan aku?" Aeden mendengus pelan, "Kau sungguh berpikir itu aku? Aku bahkan lebih rela melemparmu ke neraka, Lovita!" Serunya kejam. "Lova?" "Kau pikir siapa lagi? Wanitaku benar-benar baik padamu, Lovita. Aku tak mengerti apa yang ia pikirkan, memutuskan hubun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD