Duka

1506 Words

Ale persit ngetuk lantai marmer dengan ujung sepatunya dengan tak sabaran, ia tengah menunggu Dylan menjemputnya, meskipun ia sudah cukup hafal dengan seluk beluk kota Seattle, namun Opa nya akan memarahi dirinya jika ia tidak pulang dengan Dylan. Alhasil, Dylan yang selalu mengantar jemput bahkan sudah bisa disebut sebagai sopir pribadi Ale. Ale tersenyum kearah beberapa siswa yang lewat, ya, ini sudah memasuki bulan ke 10 ia tinggal di Seattle, menjalankan program studi Psikolog yang diadakan sebuah sekolah di Seattle sekaligus tempat Ale melanjutkan pendidikan SMAnya, The Northwest School. Sedangkan Dylan, pemuda yang lebih tua dari 3 tahun itu berkuliah di Seattle University sehingga memerlukan waktu untuk menjemput Ale, apalagi jika dirinya ada kegiatan tambahan di kampus yang memes

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD