Tsabina Pov. “Paman udah tahu kan kalau Bibi dan Yesika kemari mau menemui Paman?” tanyaku menatap paman yang saat ini acuh tak acuh. Sudah beberapa jam yang lalu Bibi dan Yesika meninggalkan rumah ini, dan Paman baru keluar kamar, setelah selesai buka puasa, aku pun segera menanyakan hal ini kepada Paman, walaupun waktunya mungkin kurang tepat. “Iya. Paman tahu kok,” jawab Paman. “Terus menurut Paman?” “Menurut Paman … Paman tidak ingin mendengar apa pun yang di katakan mereka.” “Jadi, Paman menolak?” tanyaku sekali lagi. “Heem. Paman menolak. Dan, Paman tidak ingin bertemu dengan mereka, Paman masih sakit hati pada mereka,” jawab Paman menatapku senduh. Apakah yang Paman katakan itu benar? Tapi, seperti yang ku lihat Paman memang sudah tidak ada cinta untuk Bibi dan Yesika. Semua

