Rutinitas kembali ke semula. Tidak banyak yang berubah setelah apa yang Brama katakan bahwa ia akan bisa kembali ke panggung. Hanya saja tambahan informasi dari lelaki itu membuat Zana yakin kalau izin dari Tuan Besar belum turun. Ya, siapa lagi kalau bukan izin dari sang kepala keluarga Kusumahardja, Antasena. Lelaki tua itu sedang banyak kedatangan para pejabat kalangan atas. Semakin dekat dengan pencalonan anggota dewan, Gubernur, dan sampai Presiden. Semakin banyak pula orang yang yang datang ke rumah ini. Zana mengenal beberapa di antara yang datang. Beberapa kali diundang ke acara-acara kenegaraan, Zana tahu beberapa wajah itu. Juga karena Zana yang punya markas baru, sekarang, yaitu dapur rumah utama. Ia jadi punya banyak pertukaran informasi dengan orang dalam. “Aku kenal Pak G

