73. —Mami dan Anak Gadisnya

1326 Words

“Mami ih, ngapain?” tanya Lila yang lebih dulu menjauhkan diri dari pintu. Suara jeritan pelan dan desahan yang lolos dari celah kamar membuatnya mengernyitkan keningnya. Merasa heran kenapa Maminya yang keren itu malah melakukan hal menggelikan begini. Ayu ikut menjauhkan diri, lalu berjalan sambil memeluk lengan Lila. Berjalan ke arah kamar anak gadisnya yang berada tepat di sebelah kamar Zana. “Mami khawatir, La,” ungkap Ayu. Jujur tentang apa yang selama lebih dari dua bulan ini memenuhi hatinya, membuat sesak dadanya. “Sama Zana?” Ayu mengangguk. “Sini, yuk, ngobrol dulu sama aku,” Lila menarik tangan maminya masuk ke dalam kamarnya. Kamar Lila yang penuh dengan segala hal berwarna lilac. Warna favoritnya. Lila duduk di pinggir kasurnya, menepuk sisi tempatnya duduk. “Apa ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD