Balasan

1049 Words

"VEVE!!" Veve melepas cekalan tangannya pada bu Dina. Bahunya bergetar hebat, melihat mata suaminya dengan kilat kemarahan yang begitu jelas. Veve beringsut mundur. Menutup mukanya dengan telapak tangan. "Jangan! jangan!" teriak Veve histeris. "Jangan sakiti aku!" teriaknya berlari menjauh dari Akbir. "Veve!" teriak Akbir berniat menyusul Veve, tapi istrinya itu malah terus berlari sambil teriak. "Aku bukan pembunuh, hiks!" isak Veve berlari memegangi perutnya. "Aku bukan pembunuh!" "Berhenti!" teriak Akbir yang tak di hiraukan Veve. Brukk!!! "Ve!" Akbir menghampiri istrinya yang terjatuh di ranting-ranting tajam. Gedung tua itu di penuhi rumput rumput liar, bahkan katanya banyak ular di sana. Veve memberontak, ia mencoba melepas cekalan tangan Akbir. "Aku bukan pembunuh, hi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD