Parte Thirty - Seven

1451 Words

Casya masih berkutat dalam ruang kerjanya tanpa sadar bahwa Tirta melihatnya dari tadi. Mengambil beberapa gambar dalam pose yang sama. Tapi asal itu Casya sepertinya dia bisa gila hanya dengan melihat bagaimana cara wanita itu tersenyum dan bekerja. Dering ponsel Tirta menghentikan kegiatannya mengamati Casya dari pintu yang ternyata bisa menghubungkan ruang kerjanya dan kamar tidurnya. "Halo," ujar Tirta "Pak, besok anda datang ke kantor kan?" ternyata Keyhan, "Kenapa Key?" tanya Tirta, "Apakah ada masalah?" "Tidak, hanya saja besok anda harus rapat dan menghadiri beberapa pertemuan Pak," kata Key menjelaskan. "Key, kau tahu kan kalau ini masalah masa depanku..." tapi perkataan Tirta dibantah Keyhan, "Saya tahu pak. Tapi bapak juga tahu kan jika perusahan juga termasuk masa depan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD