"Ayo katakan siapa Rendra?" Rahang Senja mengeras. Tangannya mencengkram erat pergelangan tangan Jihan, yang ingin melompat dari balkon kamarnya. Bunuh diri adalah senjata andalan Jihan saat berada di posisi tersudut. "A-aku tidak tahu siapa dia, Senja! Sungguh ..." Mencoba melepaskan cengkraman Senja dari pergelangan tangannya. Jihan meronta. Memukul dan menarik paksa tangannya dari genggaman Senja. "Ck. Jangan membohongi aku lagi, Jihan. Kamu pikir aku tidak tahu apa yang kamu lakukan di belakangku, hah!" Senja mendorong Jihan hingga tubuhnya membentur dinding. "Syakila adalah hasil hubungan terlarangmu dengan Rendra. Benar bukan?!" sergah Senja. Ia membawa tangannya untuk menangkup rahang Jihan dengan satu tangannya. "Cepat katakan!!" "Sungguh, Eja! Aku tidak tahu siapa Rend

