Senja tidak habis pikir ada wanita sejahat Vera. Mampu mengucurkan rumah tangga sahabatnya sendiri, dengan cara merebut Ryadi darinya. Tidak berhenti disitu. Vera pula yang mengajarkan Jihan untuk bergaul secara bebas. Sehingga anak angkatnya itu sudah kehilangan kegadisan di usianya yang masih remaja. Tidak puas mendidik Jihan menjadi sosok yang liar, melalui gadis itu Vera menyiksa Jingga dan menghasut Ryadi agar membenci putri bungsunya itu. Agar Wati semakin menderita melihat anak-anaknya tumbuh menjadi orang tersial di dunia ini. "Sebesar apa rasa cintamu terhadap Ryadi, sehingga sanggup tampil bagai seorang bidadari, tapi berhati busuk melebihi iblis?" sindir Senja. Ia tak peduli lagi dengan kesopanan dalam berbicara. Baginya, Vera bukan lagi seorang mertua ataupun seorang ibu.

