Keesokan paginya Rafel menjemput Litani seperti biasanya. Namun Litani sudah tidak ada saat Rafel sampai di depan rumah Litani. Kata Bik Mila, majikannya itu sudah berangkat pagi-pagi sekali. Rafel hanya mendesah pasrah lalu harus puas dengan berangkat kantor sendirian. Pulang kantor nanti mereka juga bisa pulang sama-sama, pikir Rafel mencoba menenangkan dirinya bahwa perubahan Litani pagi ini ada kaitannya dengan obrolan mereka kemarin. Ketika sedang membahas sebuah desain yang berhasil dikerjakan oleh Litani setiap ucapan Rafel sama sekali tidak ada yang dibantah. Sama sekali bukan seperti Litani yang biasanya terkenal suka membantah, tukang protes dan tak jarang juga mengeluh. Litani yang dihadapinya hari ini adalah Litani dalam wujud orang lain. Sangat menyebalkan kalau hal ini dibi

