part 6

1023 Words
setelah menempuh perjalanan yg cukup lama kami pun sampai di Pusat pelatihan tenaga kerja (PT). yg berada di malang kota tepat nya di daerah blimbing malang jawa timur. kami tiba sekitar jam 2 siang di sana, kami pun di suruh turun oleh pak sponsor dan pak sponsor membawa kami masuk ke dalam PT itu, di sana kami di kenal kan dg guru yg akan mengajari kita bahasa hongkong atau sering di sebut bahasa kantonis. kami di suruh memanggil guru kami dg sebutan KOKO, "koko adalah bahasa kantonis yang artinya kakak laki laki." dan "guru dalam bhsa kantonis adalah LOUSY" dia sebenar nya perempuan dan tapi bergaya seperti laki laki alias tomboy koko badan nya kecil rambut nya persis menyerupai cowok cool dan bisa di bilang tampan, koko sudah berusia 39 th tapj masih ke lihatan seperti umur 27 th an. sblm kami masuk ke asrama Pt kami terlebih dulu di suruh untuk mengisi biodata lengkap kami seperti nama, umur, tinggi badan, berat badan, nama ayah nama ibu serta umur ayah dan ibuk, pendidikan terakhir, dulu pernah kerja di mana, jaga apa dan berapa lama, serta apa tujuan kita mau kerja ke hongkong, KOko akan menuliskan dan menerjemah kan nya ke dalam bahasa kantonis dan kami semua di suruh menghafal nya guna buat interviu dg agency atau majikan di hongkong sana. selain koko di sana ada yg punya PT namanya pak baba ucok, dia berprofesi sebagai tentara, dia mempunyai badan yg kekar tinggi dan lumayan putih pak baba ucok di per Kira kan masih ber umur 45 th an, selain pak baba ucok masih ada satu staff lagi yg biasa di panggil CECE "CECE adalah bhs kantonis yg artinya sebutan untuk kakak perempuan" cece di per Kira kan masih beruumur 33 th dia mempunyai prawakan kurus tinggi dan kulit sawo matang. cece dia bisa di bilang LOUSY juga karna bertugas mengontrol pekerjaan yg di latih di PT ini. setelah mengisi biodata kami pun di berikan kamar tidur dan laci untuk menaruh barang barang kami, setelah pembagian kamar selesai kami pun di surut me nata barang bawaan kami dan istirahat dulu, sementara itu pak seponsor yg menunggu proses biodata kami akhir nya memutus kan untuk pulang, kami pun meng iya kan ucapan pak sponsor,. aq sebenar nya deg deg an sekali karna baru pertama jauh dari kluaraga, aq phn bertanya kepada rita dan via apakah dia deg deg an juga ternya mereka sama deg deg an nya juga bersama aku, Rita mengatakan kalau koko terlihat begitu garang, sedangkan via mengatakan kalau koko terlihat cool dan ganteng. aq pun ter senyum kecil me nanggapi ocehan ke dua teman ku ini, sedangkan buk endang terlihat biasa saja mungkin karena ini ke dua kali nya masuk pt Maka buk endang tak kaget dg semua ini terlebih dia bisa bahasa inggris jadi koko bilang setelah dapat majikan buk endang boleh tunggu visa di rumah dan kalau ke PT nunggu panngilan dr pt saja . sedangkan mbk Santi setelah mengurus berkas berkas nya dia di minta untuk menginap di PT selama 3 hari Guna memperlancar proses interviu bersama agency taiwan. setelah itu kami pun bergegas menata barang bawaan kami. setelah kami menata barang bawaan kami kami masuk ke kamar. aq via Rita nia buk endang jadi satu kamar sedang kan mbk Santi di kamar lain nya. PT ini tempat nya lumayan besar seperti perumahan pada umur nya mempunyai halaman garasai dan lebih tepat nya terlihat seperti rumah tingkat tiga. bagian 1 yakni di jadikan kantor tempat asrama, tempat untuk sekolah bahasa asing dan juga tempat untuk praktek pekerjaan 3kamar mandi dan 1 dapur, 1 kamar untuk koko dan cece (koko dan cece adalah cewek semua jadi mereka tidur di 1 kamar) bagasi di sebelah kanan dan sebelah kiri kamar tidur pak baba ucok. lanatai 2 terdiri dari 2 kamar mandi dan beberapa kamar yg di jadi kan asrama buat Para calon tenaga kerja, dan lantai 3 di gunakan untuk menjemur pakaian . satu kamar biasanya berisikan 8 sampai 9 orang, karna kami datang nya cukup sore kami pun di suruh memulai belajar bahasa asing mulai besok, kami hanya di suruh menghafal tulisan yg koko kasih 3 hari saja. kami pun di antar ke kamar kami dan ternyata yg kamar aq tempati berisi 9 orang. di dalam kamar ternyata ada mbk Sri dan mbk Tika mereka proses ke malaysia jd mereka tidak harus belajar bhs asing. aq Tanya ke mereka knpa kok memilih proses ke malaysia mbk Sri Bilang karna proses cepat dan gk usah repot repot belajar bhs kantonis atau pun inggris, aq pun juga bertnya ke padz mbk Sri dan mbk Tika Kira Kira praturan apa saja di ada di pt. mbk Tika menjawab kalau di pt ini gak boleh pengang hp dr jam 7 pagi sampai jam 7 malam, dan gak boleh tidur di bawah jam 10 mlm kalau ke tahuan tidur akan di hukum mem bersih kan salutan air atau got comberan yg ada di halaman depan , dan piket buat besok pagi akan di bagi pas malam setelah makan malam aq nia dan via pun lumayan kaget dg praturan di pt ini dan buk endang terlihat seperti biasa saja sambil mejawab kalau di pt lain ada kok yg boleh pengang hp tapi waktu sekolah di taruh. mbk Tika dan mbk Sri bilang yg trima saja yg di sini krna kita tidak bisa apa apa selain mentaati peraturan ini, aq pun manggut manggut mendengar nasehat mereka. setelah mbk Sri dan mbk Tika menunjukan tempa tidur kami ,aq pun bergegas menelfon sepupu aq untuk mengabari ke ibuk dan ayah kalah aq sudah sampai di PT. ibuk dan bapak belum punya hp jadi aq blm bisa telpon langsung ke mereka. seperti yg di katakana mbk Sri dan mbk Tika aq nia,Rita,via dan buk endang koko menyuruh kami jntuk mengupul kan hand phon genggam kami ke kantor dan disa di ambil jam 7 malam nnti. kami semua pun harus ikut aturan yang di buat di pt ini tanpa terkecuali. setelah itu koko bilang ke kami kalau tidak ada yang kami mengerti bisa Tanya ke pada teman teman kami yang ada di sini atau pun Tanya langsung ke kokonatau cece. bersambung
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD