Hari yg di tunggu pun tiba pihak seponsor menelpon ku dan mengabari hasil dari medical kemaren dan alhamdulillah aq nia,Rita dan via hasil nya FIT semua dan pihak sonsor mengabari mungkin dalam 3 hari an aq dan teman teman aq di suruh masuk ke PUSAT PEMBINAAN TENAGA KERJA (PT) untuk melatih mental,belajar bahasa dan pekerjaan apa saja sebelum masuk ke hongkong, .......
Aq sengaja kasih no ku ke pihak seponsor karna sewaktu waktu jika ada Hal yg penting bisa langsung mengabari
******************
Buk tadi pihak sponsor telpon aq dan ngabri hasil medical kemaren dan alhamdulillah aq nia Rita dan via hasilnya fit semu cicit ku
alhamdulillah,seru ibuk
dan insha alloh 3 hari ke depan aq nia Rita dan via di suruh masuk PT BUK.
aq melihat Dari benik mata ibuk keluarga setetas air bening, tentu ibuk merasa khawatir dg keadaan ku yg akan pergi merantau bertahun2.
iya ndok kamu harus hati2 banyakin ber doa mintak Sama yang Maha kuasa supaya di mudah kan buat mu dan di lancarkan semua urusan mu serta dan di mudah kan kamu supaya cepat terbang ke hk ndok. cicit ibuk
aminnn bukkk.
nanti malam biar ibuk yg bicara Sama bapak mu ndok soal yg tadi itu nunggu bapak mu pulang becak dulu, cicit ibuk
enggeh buk jawab ku
*********************
selepas aq crita Sama ibuk aq pun bedgegas mengambil telpon dan ingin mengabarkan ke dion, kalau mungkin dalam waktu 3 hari an aq akan berangkat ke PT
tuttt,......
tutt.....
tut........
setelah beberapa saat dion mengakat telpon ku
dia menasehati ku dg kata2 nya yg bisa di bilang cukup lebay,
dia bilang akan mendukung ku dalam keadaan suka maupun Duka dan akan menunggu pulang ku kemudia melamar ku jelas dion
aq yang Mendengar nya cukup terharu dengan kata2 manis yg dion ucap kan jujur saja aq slalu di buat terlena dg Kata kata manis nya seorang dion
aq pun menyuruh dion untuk datang kerumah karna aq pengen curhat dan ngobrol santai dg nya.
orang tua ku memang menyuruh ku Kalau ketemu an mending dion suruh datang ke rumah Dr pada keluar kluyuran gak jelas ber Dua an gak baik di lihat orang katanya takut menimbul kan fitnah
pernah waktu itu aq gk kemana dan tetangga yg julid menyebar fitnah bilang aq kelur berduaan ke hutan bersama dion. sejak saat itu org tua ku melarang aq pergi keluar bersama dion Kalau ada Hal yg mendesak dion di suruh datang ke rumah saja dan bicara di rumah.
sekitar jam 4 sore dion datang ke rumah ya aq senang sekali waktu itu aq senang karna dion mau sllu ada buat aq.
aq mengobrol banyak Hal kepada dion tentang keinginan ku dan niat ku berapa lama di negri hongkong dion menjadi Pender setia ku dan sesekali kami berpegan tangan
aq gak berduan di ruang tamu bersama dion karna ada adek aq Tania yg menjadi obat nyamuk di sana he....he....he
setelah kami Ngobrol ngalor ngidul tak Teresa waktu sudah mulai mau adzan magrib akhirnya dion berpamitan untuk pulang
malam nya sesudah isyak ayah baru pulang Dr becak dan ibuk menuruh bapak mandi makan dan sholat ,
sesudah semuanya selesai ibuk menceritakan yg tadi pagi aq cerita kepada ayah...
ayah masih terlihat begitu tegar tapi se tegar tegar nya seorang ayah pasti dia akan menangis kalau melihat anak nya akan pergi merantau jauh ke negri orang dan apalagi bertahun tahun baru akan pulang.
ayah tidak berkomentar apa apa tapi aq yakin ayah slalu menangis di sepertiga sholat malam nya. karna pernah aq mendengar ayah sesenggukan di sholat malam nya.
aq pun mempersiapkan semua keperluan untuk ke PT, beberpa setel baju dan perlengkapan mandi dan perlengkapan lainnya di di butuhkan untuk sehari hari selama di PT. tidak Lupa juga aq mencatat nomer nomer yang di Kira penting,dan juga aq memotong rambut ku menjadi pendek sebahu karna di PT di haruskan memotong rambut menjadi pendek.
ibu dan ayah menasehati ku kalau aq harus bersabar dan harus kuat mengahadapi ini semua demi cita2 ku dan kluarga, tak Teresa aq menangis di Pelukan ibu, ibu sllu mendoakan ku supaya sukses dan bisa secepat nya berangkat ke hongkong supaya tidak lama lama di PT aq pun mengamin kan doa ibuk
sedangkan ayah memilih diam dan tidak banyak bicara
****************************
waktu pun tiba aq nia Rita dan via bersiap2 berangkat ke PT cuma tinggal menunggu mobil jemputan dari sponsor saja.
semua keluarga berkumpul termasuk dion
pertama aq berpamitan ke ibuk aq memeluk nya sambil membisikan ke ibuk "buk jangan nangis buk, doa kan yg terbaik buat anak mu ini mudah mudah an di lancar kan untuk mencari rezeki di negri orang supaya bisa membantu perekonomian kluarga" cici ku pada ibuk
tak Teresa air mata ibuk semakin deras mengguyur pipinya ibuk tidak bisa berkata apa apa ibuk hanya berpesan supaya jangan Lupa sholat dan berdoa sabar dan harus Ikhas dg semua yg menjadi kehendak yg Maha kuasa,
aq pun mengangguk sambil terus memeluk ibuk dalam waktu yg cukup lama sambil menangis di pelukan ibuk
kemudia aq memeluk ayah tanpak ayah kelihatan begitu tegar tapi ku lihat mata nya tampak memerah dan berusaha menahan air mata agar tidak jatuh. ayah berpesan kepada ku supaya ada apa2 segera kabari dan bilang hati hati dan harus tabah menjalini ini semua
aq pun mengamin kan ucapan ayah sambil terus memeluk dan meneteskan air mata
kemudia aq berpamitan kepada adik ku Tania dia sudah menangis sesenggukan dia cuma bilang ADEK PASTI SLALU MERINDUKAN KAMU MBK, CEPAT PULANG YA MBK Tania begitu polos nya bilang seperti itu pasti dia sangat merindukan saat2 bersama ku
aq pun memeluk Tania dengan Erat smabil bilang Tania harus menjadi anak yg baik harus bantu ibuk dan ayah mbk janji akan secepat nya pulang setelah semua cita2 mbk tercapai
Tania pun hanya mengangguk ngangguk sambil nangis sesenggukan
yang terakhir aq berpamitan ke dion aq gak memeluknya karna kami bukan mahrom aq cuma mejabat tangan nya kemudian aq berpamitan ke untuk pergi merantau dulu aq harap dia mau sabar menunggu ku kembali dan hanya setia ke psda ku saja walau pun kita terpisah untuk waktu yg cukup lama..
bersambung