50.

1222 Words

Niatku hanya ingin membuatmu tetap bertahan meski dengan cara mengerikan, tapi kebodohanku menjerumuskan dalam kegelapan. *** Mereka saling melewati saat menapaki tangga, tapi Bangkit menghentikan langkah setelah kakinya menginjak selasar, ia menoleh dan tersenyum miring. "Jadi, sekarang saudara gue sendiri mau curi kesempatan dalam kesempitan, hm?" Tegar menghentikan langkah tepat setelah kakinya menapak tangga paling atas, ia menoleh seraya mengernyit. "Gue tahu lo udah ngincer Permata dari lama, 'kan?" cetus Bangkit lagi. "Bang, gue nggak ngerti sama jalan pikiran lo. Bisa-bisanya lo sekasar itu sama cewek cuma karena kalian putus, hilangin jauh-jauh sifat egois lo," ujar Tegar. "Oh ya? Segitu perhatiannya lo sama dia, hm? Nyatanya gue lebih suka mainin dia ketimbang urusin dia,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD