Sementara ini aku sedang ikut nyeles roti yang di ataskan di setiap kota ku.
Kini aku ada di dalam mobil menikmati perjalanan untuk mengantar roti ketoko toko setiap pasar, , aku di ajak oleh bosku yang tadi berangkat mengahampiri aku di rumah berniat untuk menghiburku agar aku tidak selalu berdiam di dalam kamar. . Tak ada hari selain tetap diam di kamar! Aku pun ikut pergi pak bos untuk menjajakan kan roti roti yang siap di pasarkan.
Pak bos pun tak sendiri dia di temani kenek nya yang bernama alfin..
Aku hanya diam sesekali di ajak ngobrol aku hanya menjawab sekata dua kata terus aku diam lagi dan menatap jalanan yang sangat padat di pagi hari..
Kini aku seduah sampai di sebuah pasar yang cukup ramai, sebelum turun aku di wanti wanti SMA pak bos sama kak Alfin agar tidak keluar dari mobil aku pun menurutinya..
Aku pun masih menikmati lamunan ku akan kekecewaan hati ini setelah di tipu tanpa perasaan.. tak ada yang tau tentang masalahku ini karena aku tidak cerita apa pun kepada orang orang di sekelilingku.
Aku pendam kepedihan di hati ini Samapi tak ada 1 orang pun yang tau..
Kami pun melanjutkan perjalanan menuju pasar selanjutnya tetap hening tak ada pembicaraan yang terdengar, ,
Sesekali kak Alfin mengajak aku ngobrol aku hanya menanggapi dengan biasa saja.
Aku merasa hidup tapi sepeti mati..
Ya aku tau orang yang ada di sebelahku ini dia suka sama aku dan dia mau melakukan apa saya demi aku dia tidak mau melihat aku sedih berlarut larut"...
Mangka nya dia ngajak aku untuk ikut dia nyeles roti sambil jalan jalan. , Ya dia pak bos yang saat ini selalu berusaha masuk dalam kehidupan ku menjadi orang terpenting dalam hidupku.. aku selalu jadi prioritas untuknya.. berusaha membahgikan dengan apa yang dia bisa. . Memberi perhatian kecil namun aku selalu acuh dan acuh kedia.
Setiap malam Minggu aku selalu mengirimkan uang jajan dari dia. , Blom makanan makan kecil yang dia belikan bahkan pakekan sampai Daleman dia yang membelikan.. aku tetap mengabaikan nya ya gimana orang gak suka di paksa juga ya tetap gak suka.
Yang penting kan aku tidak meminta ke dia. semua yang dia beri dengan suka rela berharap bisa mencuri hatiku..
Kini kita pun sampai di pasar yang ke dua sebelum nurunin barang barang kita makan di rumah makan yang dekat dengan pasar..
Kak Alfin pun mulai memberanikan untuk bertanya,.."" Rin kenapa beberapa hari ini kamu diam bahagian keceriaan mu hilang seakan di telan bumi..
A-aku gak papa kak hanya kurang sehat aja.
Apa kamu putus dari cowok kamu?!
Hhhmm aku mengaruk kepala yang tidak terasa gatal.. i-iya kak aku putus dari cowok ku sampai segitunya kamu Sampai lupa rumah mu.. mana Ariana yang selalu ceria tak ada kata bersedih masalah laki laki..
Pikirin juga lah kesehatan kamu yang aku dengar aku tiap hari cuman menangis di kamar keluar pun itu kalau makan atau kekamar mandi, ,mana Ariana yang dulu ini bukan Ariana yang aku kenal.. maaf kan aku kak kutundukan kepala ku tak berani memandang wajar kak Alfin..
Alangkah beruntungnya aku di keliling teman teman yang baik yang selalu mendukung ku di senang mau pun susah..
Aa-aku akan berusaha kak untuk mengembalikan diriku yang telah hilang..
Hanya bisa berkata dalam hati bagai mana bisa kak aku ceria dan bisa ketawa tanpa beban sedangkan kehormatanku terlah di rengut oleh orang tak bertanggung jawab.!
Makan pun selesai aku pun langsung masuk ke mobil pak bos dan kak Alfin sedang menirunkan roti yang akan di antar ke toko.
Erga Lo ini parah bener setelah Lo dapet enaknya Lo campakkan gitu aja Ariana. ,Dia nyariin kamu dia juga bener sayang sama kamu gak punya hati kamu.
Aku kira kamu bisa berubah dan berhenti merusak kehormatan wanita lugu yang menurut dengan rayuan mu.. siiittt " diam lah kamu ipoy ini hidup ku dan ini jalan hidupku
Aku mau berbuat apa terserah aku.. dengan lantang dia berucap. "Inget erga Allah gak tidur cepat atau lambat kamu akan menerima karma nya aku bicara sepeti ini karena aku perduli sama kamu karna kamu sahabat ku..
Aku tidak mau kamu menyesal di kemudian hari.. aku erga rhamadan tidak akan pernah menyesal dengan sombong dan angkuhnya dia berkata.
Malam pun tiba kini ada seorang laki laki yang sedang bertamu kerumah..
Adi ya nama nya Adi dia teman yang aku kenal lewat radio tempo hari.. waktu aku ikut acara expos nomer.
Aku pun menemui Adi di ruang tamu. Changung iya karena ini pertama pertemuan ku sama Adi....,, Hey akhirnya kita bisa ketemu ya dan bisa gak nyangka aku kita bisa bertemu. Aku pun tersenyum, ternyata kamu gak jelek jelek amat ungkapnya,. Kamu manis !? Makasih kak Adi.
Tak lama dia ngajak aku makan di luar..
Ya coba kak minta ijin ke orang tua ku di ijinkan apa engak... Ok baik lah aku akan minta ijin kepada orang tua mu,, buk aku mau ngajak Ariana keluar bentar boleh? Mau kemana emang..?? Mau ngajak makan di luar buk, , oh ya udah gak papa jangan malem pulang nya! Iya buk pasti pulang cepet.
Kita pun akhirnya berencana makan di luar dan sebelum sampai tempat makan..
Entah kenapa punya fikiran untuk pergi untuk menenangkan diri.. karna luka ini sangat menyiksa ku
Tanpa basa basi kak bisa bawa aku pergi jauh dari sini! Motor pun berhenti seketika..
A-apa kamu bilang ariana" bawa aku pergi dari sini kak sejauh mungkin,, emang kenapa apa kamu ada masalah.. aku pun dia menundukan kepala. . hissss ada aja kamu Ariana aku gak mau ambil resiko yang begitu besar ariana.. hiks hiks aku pun nangis sesegukan kak aku mohon bawa aku pergi.. aku pastikan tidak akan ada orang yang menyalahkan mu nanti aku akan jelaskan ke orang tua ku,, kak Adi pun mengacak Ngancar frustasi kepala nya berjalan kesana kemarin.. dan akhirnya dia pun menyetujui permintaan konyolku..
Baik aku akan bawa kamu pergi dari sini tapi untuk sementara untuk menenangkan diri.. seketika aku tersenyum di bibirku, , makasih kak!
Pegangan kakak! "mau ajak kamu di suatu tempat semoga kamu bisa melepas kesedihan mu di sana.. makasih kak sudah mengabulkan permintaan konyol ku ini.