Tristan mencumbu Elisa dengan lembut, menciumi wajah Elisa. Baru pertama kali dia merasakan jatuh cinta seperti ini dan saat pertama dia melihat Elisa, Tristan yakin kalau Elisa cocok menjadi pelabuhan terakhirnya. Mati-matian Tristan menjaga prinsip dan hasratnya kepada Elisa. Dia bertekad tidak akan melakukannya sebelum mereka resmi menikah. Rupanya, Elisa juga memiliki prinsip yang sama dan hal itulah yang membuat Elisa putus dengan kekasihnya. Elisa tidak mau menyerahkan dirinya pada seseorang yang belum terikat dengannya. Sesuatu itu, harus dia serahkan kepada orang yang tepat, yaitu suaminya kelak. "Kau serius? Apa kau benar-benar mencintaiku?" tanya Elisa yang kini berada di dalam dekapan hangat Tristan dengan posisi berbaring, bersebelahan. Tristan tersenyum manis dan Ini pertam

