Bab 72. Daddy Ngidam?

1135 Words

"Kita berpisah setelah anak ini lahir." Itulah keputusan yang sudah Anna pikirkan dengan baik, demi kesehatan mentalnya. Demi nama anak-anaknya yang memiliki marga ayahnya kelak. Setelah itu, dia tidak mau memiliki hubungan apa-apa lagi dengan Jonathan. "Tidak! Aku tidak setuju, Sayang. Aku ingin kita tetap bersama, bahkan setelah bayi kita lahir. Aku—" "Tidak, aku tidak mau mendengar ucapanmu lagi. Ini sudah menjadi keputusan mutlak dariku. Sebenarnya, aku pun mempertahankanmu saat ini ... demi nama anak-anakku," tutur Anna yang sepertinya sudah menutup semua kesempatan untuk Jonathan bersamanya lagi. Rasanya, dia tidak bisa menerima perselingkuhan, apalagi dia sudah melakukannya berkali-kali dengan si Zoe itu. Khilaf? Ya, khilaf itu terjadi hanya sekali, bukan berkali-kali seperti ap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD