“Yaampuuunnnn … Kaisaaaarr!!!” “Kenapa Bu, kenapa?” tanya Kikan dan Kaisar bersamaan. Keduanya sontak menarik diri dan menjauh saat mendengar suara Nyonya Shinta. Mereka bahkan berinisiatif untuk menghampiri Nyonya Shinta yang datang dari dapur sambil membawa bungkus terigu yang sudah dipakai setengahnya. “Kenapa, Ibu?” ulang Kaisar saat Nyonya Shinta menunjukkan terigu dengan wajah cemasnya. “Ini ibu tadi bikin kue pake terigu ini, pas ibu mau beresin, ternyata terigunya udah expired!” jelas Nyonya Shinta sambil melirik Kikan. Tentu saja Kikan dibuat terkejut oleh pernyataan itu. “Ja-jadi daritadi aku makan kue adonannya dari terigu bas … si?” Nyonya Shinta mengangguk pelan menjawab pertanyaan menantunya. Sedangkan Kaisar hanya mampu menepuk keningnya. *** Malam hari, seluruh pengh

