Akibat Duel

1148 Words

“Seberapa besar lo cinta sama Kikan?” “Ga bisa diukur, lebih besar dari kapasitas hati gue.” “Ah wadul! (bohong!)” Cetaks! Suara sentilan di kening Kaisar terdengar, lambat laun warna merah muda muncul di kening Kaisar. “Berapa lama lo kuliah di luar? Udah pernah bercocok tanam sama bule?” tanya Kaisar membuat hidung Satria kembang kempis. “Lebihin satu semester tapi gue masih bujang!” tegas Satria. “Cih, munafik!” cibir Kaisar dan kini dia bergantian menyentil jidat Satria. Kikan yang berada di tengah-tengah mereka merasa bingung, menatap Kaisar dan Satria yang saling melempar pertanyaan dan menyentil satu sama lain. Benar-benar heran dengan realisasi kata ‘duel’ yang ditantang oleh Satria. Jadi, duelnya mereka adalah seperti ini? Saling bertanya dan menyentil satu sama lain? Mesk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD