Suara itu terus terdengar. Sangat keras, membuat Rizky bergidik ngeri. Sinar terang berwarna putih itu tiba-tiba menghantam indra penglihatannya, membuat laki-laki itu harus menyipitkan kedua matanya agar bisa beradaptasi dengan keadaan. Rizky...! Rizky...! Lagi. Suara itu semakin keras terdengar. Lama-kelamaan, suara itu semakin jelas, mendekat... dan terus mendekat. Lalu, Rizky bisa merasakan guncangan hebat pada tubuhnya. Seperti guncangan didalam pesawat apabila benda itu mengalami turbulensi di udara. Kepalanya terasa berputar. Guncangan itu semakin keras, juga suara itu. Suara yang terdengar familiar. Kemudian, dunia terasa berputar hebat. Dia seolah masuk kedalam pusaran angin yang sangat dahsyat. “Rizky!” Dengan satu gerakan cepat

