Bukit Malam

1721 Words

Lama terdiam merenungi sesuatu yang berlarian di dalam otak, tanpa Elvrince sadari seorang pria sudah duduk manis sambil menikmati santapan yang didepannya. Sedangkan Elvrince yang masih dengan pikirannya hingga Es krim satu mangkuk penuh sudah mencair dan hanya ia mainkan saja. Membuat pria yang didepannya menggelengkan kepala pelan. Selagi Elvrince masih menikmati hayalan, ia tetap makan tanpa suara. “kasian sekali es krim nya” celetuk Dreyhan setelah menghabiskan makananya. Pria yang duduk didepan Elvrince adalah Dreyhan. Perkatan seseorang menyadarkan Elvrince dari lamunan. Kedua matanya membulat melihat siapa yang berada di hadapannya saat ini. Mana bisa pria ini bisa ada disini dan sejak kapan duduk didepannya. Pandangan Elvrince turun pada piring yang sudah tandas lalu mendongak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD