Hampir Saja

1255 Words

“Aku cukup lama bekerja dengan orang penting di Amerika, tapi sekolah ternama dan termahal hanya 1. Akses keluarnya sangat mudah.” Ucap Dreyhan sambil mengingat sekolah dia dulu. “Tidak. Sekolah Nona hanya bisa menggunakan Jet atau Helikopter. Terletak di balik bukit mati dan dikelilingi pegunungan batu yang cukup subur.” Jelas Jack lagi. “Hah! Sekolah itu ada di negara ini.” Pekik Dreyhan saat mendengar pernyataan. Jack hanya mengangguk. Pernyataan diluar nalar. ‘Jet dan Helikopter’ landasan pacu-nya saja cukup besar dan luas. Ditambah gedung sekolah dari dasar sampai tingkat universitas tentu sangat luas sekali. Belum lagi jika taman atau tempat aktifitas sekolah pada umumnya. Asrama. Mendadak kepala Dreyhan dilanda Migran. Sekolah seperti itu berada dibalik bukit dan dikelilingi pegu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD