Pernikahan

1535 Words

Satu minggu telah berlalu. Elvrince sudah kembali sehat. Meski semua melarang ia untuk berada di rumah sakit karena alasan macam-macam tapi Elvrince tetap nekat pergi. Ia bahkan mengemudikan mobil sendiri saat sang ayah melarangnya. Sejak saat itu semua tiadak ada yang berani melarang. Disini-lah ia sekarang, duduk di kursi samping brangkar Nancy. Bercerita berbagai hal meski tidak ada tanggapan dari Nancy. Cekleekk Pintu terbuka dan masuklah seorang pria tampan dengan setelan baju formal. Kedua tangan masing-masing menenteng kantong plastik berisi makanan dan camilan ringan yang tentunya sehat untuk ibu hamil. “Maaf nona, saya tidak tahu apa yang nona inginkan. Tadi saya makan di luar dan membelikan makan untuk anda.” Ucap Dreyhan lembut. Elvrince menoleh dengan wajah sendu sambil te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD