Ferril bersiul-siul. Lelaki itu baru datang siang ini. Tadi pagi sudah ke kantor. Tapi kemudian pergi rapat di tempat lain. Biasa lah namanya juga pengusaha. Urusannya kan banyak. Urusan dengan Echa juga menjadi prioritasnya. Hahaha. Urusan cinta tetap menjadi nomor satu meski ia sibuk sekali. Masih tak berhenti mengejar Echa. Apalagi ia tahu kalau Echa akan datang ke kantor ini besok untuk jasa lingkungan yang telah ditawarkan oleh Fasha. Segala perjanjian sudah dilakukan dan mereka akan segera menunaikan tugas. Besok tentunya menjadi hari yang sangat ditunggu-tunggu oleh Ferril. Tapi.... "Aaawww! Aaaaw!" Ia mengaduh. Bahkan beberapa karyawan yang melihatnya sampai menyemburkan tawa. Mereka menutup mulut ketika melihat Ferril menatap mereka. Itu adalah respon alami ketika melihat h

