Agam terus menjaga jarak dengan Yasmin. Usaha Agam untuk menjaga jarak seperti ini bukan tanpa alasan. Masih lekat dalam ingatan Agam bagaimana perlakuan Yasmin saat dua minggu. Saat di mana Agam mencoba menyentuh Yasmin dengan dalih sebagai bayaran acar yang ia makan. Yasmin menendang barang pusaka kebanggaannya hingga Agam tersiksa dengan rasa sakit semalaman. Malam-malam selanjutnya Agam tidak berani untuk mendekat pada Yasmin, karena Yasmin seakan-akan memiliki indra keenam dan terbangun saat Agam akan mendekatinya. Agam menatap tajam pada Yasmin yang kini tengah asik makan mie goreng dengan acar segar buatan Tio. Rupanya Yasmin hanya suka acar buatan Tio, dan tidak memperbolehkan Tio membuatkan acar untuk siapa pun selain dirinya. Bertambahlah penderitaan Agam dua minggu ini

