Bab 17

1031 Words

Siang ini Fatih dan Syakilla pergi ke kediaman keluarga Iskandar. Mempersiapkan pakaian yang akan mereka bawa untuk ke Derawan sore ini. Sepanjang perjalanan mereka hanya memilih diam, wajar saja mereka kelelahan setelah acara panjang pernikahan kemarin. Donny sesekali melirik pasangan pengantin baru itu dari spion depan. Kali ini ia menjadi supir untuk Fatih dan Syakilla, lebih tepatnya Donny menawarkan diri. Benar-benar kelelahan rupanya mereka. Pasti tadi malam pertempurannya hebat banget, sampai teler begitu. Gumam Donny dalam hati seraya menyunggingkan senyum licik. “Nyetir yang benar, Don. Nggak usah senyum-senyum sambil lirik gue dan Syakilla,” Fatih menyadari lirikan Donny saat tak sengaja melihatnya dari spion depan. Donny hanya terkekeh geli saat terciduk Fatih sedang menginti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD