Prolog

375 Words
Perkenalkan aku Kevin Mahendra , seorang direktur dari perusaan retail yang dijalankan oleh keluargaku. aku mempunyai seorang kekasih bernama Nirmala , yang biasa aku panggil Mala. seorang wanita yang sangat dewasa dan mengerti segalanya tentang diriku. Hari ini sama seperti biasanya , aku berangkat ke kantor pukul 6 pagi. sebagai atasan tentu saja aku harus tepat waktu , karena sudah menjadi kebiasaan ku untuk datang lebih awal dari para karyawan ku sendiri. kantorku sendiri tidak berada terlalu jauh dari rumahku , sehingga hanya butuh waktu 20 menit untuk tiba disana. entah kenapa hari ini hatiku terus-terusan gelisah , seperti ada sesuatu yang akan terjadi. " Hmmm... ada apa ya ini , kenapa tiba-tiba gue gelisah gini " Ujar ku dalam hati. akhirnya aku menelpon kedua orang tuaku yang sedang berlibur di Jepang untuk memastikan bahwa mereka baik-baik saja. " Halo Pah , kalian ga kenapa-kenapa kan ? " aku bertanya pada papah. " Ya , Vin kita baik-baik aja , tumben kamu telpon " Papah Balik bertanya. " Oh syukurlah Pah , aku hanya sedikit rindu dengan kalian , ya sudah Pah kalau begitu aku tutup telponnya ya , have fun Pah , byeee " Ujar ku sambil menutup teleponnya. " Ah syukurlah mungkin itu hanya perasaan gue aja " ucapku. hari pun berlalu namun ketika aku hendak pulang , cuaca mendadak hujan , hujan yang sangat deras. " Sial hujannya lebat banget " ujarku dalam hati. akhirnya aku memaksakan untuk pulang meskipun dalam keadaan hujan lebat dan penglihatan di dalam mobil yang terbatas. Aku jalankan mobilku dengan kecepatan sedang , " Ah sialan , kenapa sangat hujannya gede banget " ujarku kesal. saat di perempatan aku melihat lampu lalu lintas di jalurku berwarna hijau , aku langsung tanjap gas agar tidak terkena lampu merah lagi. Namun ketika ditengah lampu merah tiba-tiba truk besar memberi klakson dan duuuaaaarrrr....!!!!! tabrakan pun tidak bisa dihindari. Sayup terdengar suara tangisan seorang wanita , ya wanita tersebut Mala kekasihku. dia bersama Andri sahabatku. aku tidak bisa membuka mata , aku hanya bisa mendengar dan suaranya pun sangat kecil. inilah awal mula dari kejadian yang menyeramkan itu , kejadian yang tidak akan pernah aku lupakan. dan ini hanyalah awal dari semua kehancuran hubunganku dengan Mala yang sebentar lagi akan menikah.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD