CHAPTER 25

1155 Words

Hari dimulai ketika Isabelle terbangun saat Rafael sudah bersiap untuk pergi. Pria itu memeluk Isabelle yang masih belum membuka mata sepenuhnya, sedikit lebih lama dari biasanya. "Aku akan merindukanmu, Belle. Mungkin aku tidak akan banyak memberi kabar," bisiknya saat mencium dahi Isabelle. Setelah itu Rafael berangkat di pagi buta, bahkan saat matahari belum terbit dan menampakkan sinarnya. Isabelle hanya bergumam tidak jelas dan baru menyadarinya saat ia terbangun untuk kedua kalinya. Sinar matahari menyusup melalui gorden kamarnya. Dengan refleks, tangannya mencari Rafael namun tidak menemukan siapapun di sampingnya. "Oh, dia kan sudah pergi," desahnya dengan kecewa. Setelah itu, ia membantu Caleb bersiap berangkat ke sekolah dan mengantar putranya dengan mengendarai mobilnya sendir

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD