CHAPTER 13

1313 Words

"Caleb, kita sudah sampai, Sayang," ucap Isabelle lembut, mencoba membangunkan anak laki-laki itu ketika mobil sudah berada di tempat parkir. Kini Isabelle telah membuka pintu belakang, dan menundukkan kepalanya melewati pintu mobil. Caleb perlahan membuka matanya dan mengusapnya untuk menghilangkan rasa kantuk yang tersisa. "Sampai?" tanyanya dengan mata memandang ke sekitarnya. Walaupun masih lesu, terlihat binar antusias di mata bulatnya. Isabelle mengacak rambut anak itu dengan sayang. "Ayo kita keluar. Apakah kau bisa berjalan sendiri?" tanyanya pada Caleb. "Tentu saja, Mom," jawab Caleb dengan sedikit nada tidak terima, membuat Isabelle terkekeh geli mendengar itu. Caleb turun dari mobil dengan bantuan Isabelle, dan mereka baru berjalan sebentar saat Caleb bertanya, "Daddy di man

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD