29. Bukan balas dendam

2055 Words

Mereka yang belum selesai juga tidak makan tidak menyelesaikan makannya, dan lebih memilih untuk menyusul Felli. Meskipun tangisan Felli sudah di sembunyikan di bawah bantal akan tetapi, suaranya terdengar sampai keluar kamar. Sekencang itu Felli menangis? Saat menyangkut tentang Felani, adiknya. Felli pasti akan merasakan histeris yang luar biasa. Karena dirinyalah, Felani tewas di tangan mantan pacarnya sendiri dan sejak insiden malam itu Felli harus kehilangan dua orang tersayang dan sangat berarti didalam kehidupannya. Sejak kejadian itu, Felli tidak lagi merasakan kasih sayang dari yang sering ia panggil daddy. Bramasta lebih memilih tinggal di Singapura mengurus bisnis-bisnisnya, dari pada tinggal di Indonesia bersama dengan Felli. Alvin membuka dengan keras pintu kamar, sedikit b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD