ILY 33.000 FT

2361 Words

Azifa tampak sedang merapikan barang belanjaan yang ia beli semalam. Ia meletakkannya sesuai tempat masing-masing. Kini posisinya sedang menyusun isi kulkas, dan tak butuh waktu lama kulkas terisi penuh. Rasanya ia ingin cepat-cepat memasak untuk suaminya. Tiba-tiba Azril dengan muka bantalnya datang menghampiri Azifa. Ia berdiri di samping Azifa yang kini sedang mencuci beberapa piring kotor. "Sayang, mas harus kerja", ujarnya berat hati. "Apa, mas bercanda kan?" Azifa tidak yakin dengan ucapan suaminya. "Mas ngga bercanda sayang, tadi mas dapet telpon dari-" "Mas Azril jahat, kemarin mas sudah janji hari ini kita mau ke pantai", kesal Azifa. "Tapi sayang, mas juga ngga tau kalau tiba-tiba ada panggilan mendadak seperti ini. Terlebih mas juga harus RON di Lomb-", Azril menghentikan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD